Kamis, 06 Desember 2007

Asuransi Jiwa

Indonesia merupakan salah satu negara dimana kebanyakan penduduknya masih kurang sadar akan perlunya asuransi, terutama asuransi jiwa. Istilahnya, belum asuransi minded. Kebanyakan malahan lebih ingin mengasuransikan barang-barangnya seperti mobil rumah dll daripada jiwanya. Membicarakan asuransi jiwa memang sepertinya masih agak tabu di Indonesia, karena membicarakan mengenai hal yang sangat tidak diinginkan, yaitu kematian.

Padahal, seperti yang biasa saya katakan, resiko itu bukannya untuk dihindari, tetapi untuk di-manage. Kematian tidak dapat dihindari. Setiap orang pasti meninggal dunia. Nah, dengan asuransi jiwa, kita dapat memanage resiko kematian kita dengan meninggalkan hal-hal yang berharga dan bermanfaat bagi keluarga yang kita tinggalkan ketika meninggal. Jadi, kalau berbicara asuransi jiwa, mohon buka pikiran Anda untuk dapat membicarakan mengenai kematian.

Kalau di negara-negara maju seperti Amerika, kebanyakan penduduknya sudah sadar akan pentingnya asuransi sehingga seringkali mereka mencari sendiri asuransi, bahkan tanpa ditawari oleh agen asuransi.

Nah, perlukah asuransi jiwa? Menurut saya, asuransi jiwa itu penting sekali. Kenapa? Berikut ini beberapa contoh kasus:

  1. Dengan memiliki asuransi jiwa, saya sudah memberikan bekal untuk keluarga saya apabila saya meninggal dunia, dimana perusahaan asuransi akan membayarkan sejumlah uang (uang pertanggungan) kepada ahli waris saya, dalam hal ini keluarga saya. Uang tersebut dapat digunakan untuk biaya sekolah anak-anak saya dll.
  2. Apabila saya mengalami cacat tubuh dan tidak dapat bekerja lagi, saya juga akan mendapatkan uang pertanggungan dari perusahaan asuransi untuk bekal hidup saya.

Itu adalah 2 contoh paling umum dari asuransi jiwa. Apabila diperluas lagi, sesuai produk masing-masing perusahaan asuransi, masih banyak lagi manfaat-manfaat dari asuransi jiwa, diantaranya:

  1. Ketika saya terdiagnosa terkena penyakit kritis, perusahaan asuransi akan membayarkan sejumlah uang untuk biaya pengobatan saya. Jenis penyakit kritis berbeda untuk setiap perusahaan asuransi, tapi yang umum itu seperti stroke, penyakit jantung dll.
  2. Selain mendapatkan biaya pengobatan, saya juga bisa dibebaskan dari premi, sehingga apabila saya harus bayar premi selama 10 tahun dan di tahun ke-2 saya terdiagnosa penyakit kritis, maka untuk 8 tahun selanjutnya saya tidak perlu lagi membayar premi dan malahan perusahaan asuransi yang balik membayarkan premi saya, sehingga tabungan saya di asuransi tersebut tetap berjalan.
  3. Masuk rumah sakit? Biayanya diganti oleh perusahaan asuransi. Harap diingat bahwa jumlah uang yang diganti belum tentu 100%, tergantung dari produk asuransinya.

Nah, itu hanya sebagian kecil saja dari manfaat-manfaat asuransi yang bisa Anda dapatkan ketika Anda beli asuransi jiwa. Tapi manfaat-manfaat tersebut biasanya terdapat dalam produk-produk asuransi modern yang sudah dipaketkan. Apabila Anda membeli jenis asuransi jiwa tradisional, biasanya manfaat-manfaat yang Anda dapatkan hanya seperti pada contoh yang pertama di atas.

Asuransi jiwa masa kini biasanya sudah digabungkan dengan produk investasi. Jadi selain Anda mendapatkan manfaat-manfaat asuransi, Anda juga sekaligus menabung. Uang Anda yang dapat dicairkan itu disebut dengan nilai tunai. Jadi ketika Anda meninggal, ahli waris Anda akan mendapatkan uang pertanggungan plus nilai tunai polis asuransi Anda.

Contoh kasus lain dari manfaat asuransi:

  1. Anda punya hutang yang besar, lalu Anda meninggal. Siapa yang harus melunasi hutang itu? Tentunya keluarga Anda yang akan ditagih kan? Nah, uang pertanggungan yang dibayarkan perusahaan asuransi kepada keluarga Anda bisa digunakan untuk membayar hutang. Harap diingat ini adalah skenario yang sangat buruk! Bebaskan diri Anda dari hutang! Makanya mulai menabung sedini mungkin… Lebih baik Anda memberikan warisan berupa uang yang bisa dipakai untuk keperluan lain kan daripada dipakai untuk membayar hutang?
  2. Anda punya karyawan yang sangat bagus kerjanya. Anda asuransikan karyawan Anda tersebut. Lalu karyawan Anda itu meninggal, maka Anda punya uang untuk menutupi kerugian perusahaan sambil mencari karyawan baru.

Itulah sekilas mengenai manfaat asuransi jiwa. Singkat sekali, tapi semoga bagi Anda yang belum punya asuransi jiwa atau yang selama ini anti asuransi jiwa bisa memahami pentingnya asuransi jiwa bagi diri Anda dan keluarga. Masih banyak sekali sebetulnya yang bisa ditulis mengenai asuransi jiwa, tapi kalau kepanjangan kan bosan.. jadi saya sudahi dulu posting kali ini. Di posting-posting saya selanjutnya, saya akan bahas satu per satu, sedikit demi sedikit mengenai asuransi jiwa ini.

19 komentar:

Lina Agustina mengatakan...

Asuransi sbnrnya sgt penting tp seringkali kt tdk menyadari betapa pentingnya hal tsb. Mnr sy Asuransi jg bs berarti kt menabung utk hari tua dan utk anak cucu kt.

More Information mengatakan...

saya memang tahu benefit dari asuransi. Tapi untuk bayar preminya itu loh.......bikin pusing. Tiap bulan ditagih2 untuk debet rekening. ujung2nya tak ada dana untuk shopping. Tapi saya lebih suka asuransi plus investasi seperti mandiri axa......

C E V I mengatakan...

Asuransi penting banget. Tapi kebanyakan orang tidak mengerti manfaat asuransi. hanya segelintir dari orang-orang yang memang pintar aja, tau, bahwa asuransi its a must things to have.
Ayo say, bangkitkan aware orang-orang untuk join asuransi. Aku setuju. Penting banget loh !!!

aurellcherry mengatakan...

pntg bgt...dgn liat blos loe, mgkn org2 akan sadar pntg'y asuransi jiwa,...

thedy mengatakan...

ada gak asuransi buat yang umurnya uda lansia

LaDisLav mengatakan...

asuransi jiwa emg penting, tp biaya yg dibebankany itu loh... lgian asuransi jiwa bkn sebenarny di perutkan utk org gak mampu... tp krn bykny biaya yg hrs dipenuhi tiap bln ato thn jd hny org2 mampu aja deh yg pake..

anton mengatakan...

kereeeeeennnnn.....segera kunjungi blog g di anton-motogp.blogspot.com.... thanxxx:)

micheal Hin mengatakan...

gmn kalo oarng gila mau msk asuransi jiwa bisa gak ?

micheal Hin mengatakan...

gmn org giila mau msk asuransi jiwa jg,bs ga hehehehehehehhe

micheal Hin mengatakan...

gm klau orag gila mau msk asuransi jg,hehehehhehehhe

yokzzz mengatakan...

huahahahahaa,,
bisa pin, yang penting orang gila na pnya banyak duit..
setuju???!!!

Lily mengatakan...

ehm.. kalo punya pandangan kedepan , ya sah2 aja msk asuransi.. tp kalo ampe ketipu gmn yah? susah jg ne..

Soediono mengatakan...

Asuransi penting banget.
pastikan anda pilih asuransi yang tepat disaat kayak gini
asuransi kecelakaan
asuransi kebakaran
asuransi huru hara
pastikan anda pertimbangkan yang tepat untuk kebaikan dimasa depan
(kok jadi berbau promosi nih...)
(doooong)

al dente mengatakan...

mau si ikut..
tapiii...
duitnya kagak ada trus katanya kalo mau klaim lama keluarnya...
ga jadi deh ngambil asuransi...

Susan mengatakan...

asuransi bikin repot aja tau...
mendingan ditabung aja duitnya...

Yosep mengatakan...

klo ada asuransi jiwa,ngomong2 ada ga asuransi perkawinan...??????hehehehe

Evi mengatakan...

g mau mask asuransi gmn carany,klau g mau asuransi kulit bs gak,trus ganti ruginy gm,

Vini mengatakan...

bener banget segera da asuransiin diri sebelum terlambat tar untungnya juga buat kita tul gakk???

Jimmy mengatakan...

apakah benar klo kita yang uda punya asuransi jiwa trus meninggal karena kecelakaan pesawat terbang tu diganti lebih mahal??
klo benar, g saranin buat istri2 yang suaminya punya asuransi jiwa, segeralah belikan tiket pesawat yang banyak buat suaminya...harapannya ya itu...hahahaha...
just kidding, jgn pernah deh punya pikiran seperti itu...asuransi jiwa kan untuk jaminan aj...kayak uang pensiun, tapi buat orang lain...klo koment g salah silakan direspon....arigato Gozaimas...
oh ya, bisa tampilkan cara kerja asuransi di PTK gk? soalnya g lama di Jepang, jd masih belum terlalu mengenal cara kerja di PTK..Alikatok kocaimas...